Monthly Archive: July 2012

Jul 06

Penanganan Gangguan (TroubleShooting) Chiller

Penanganan Gangguan (Troubleshooting) Chiller Walaupun berada di bawah suatu program perawatan yang sempurna, setiap peralatan pasti akan membutuhkan perbaikan atau troubleshooting jika ada masalah. Prosedur troubleshooting (pendekatan logika) yang  harus diikuti untuk penanganan masalah tersebut adalah sebagai berikut: Pernyataan masalah yang terjadi (State the problem) Pengumpulan data (Collect the data) Analisi data (Analyze the data) Penentuan …

Continue reading »

Jul 06

Kelistrikan

Alat-alat listrik yang biasa digunakan pada system refrigerasi adalah sebagai berikut Thermostat (temperature control) Pengatur suhu (Temperature control) berguna untuk mengatur bats-batas suhu di dalam ruangan, mengatur lamanya kompresor berhenti dan menghentikan atau menjalankan kembali kompresor secara otomatis. Overload motor  protector Overload motor protector terbuat dari bimetal dan heater. Bekerjanya dipengaruhi oleh ampere yang terlalu …

Continue reading »

Jul 06

Pengisian refrigerant

Pengisian Refrigerant Pengisian refrigerant dilakukan setelah tahap pemvakuman dilakukan. Proses pemvakuman dilakukan untuk meyakinkan bahwa di dalam system tidak terdapat udara dan uap air yang dapat mengganggu system. Setelah proses vakum dilakukan dan pressure gauge tetap menunjukan kondisi vakum maka hal tersebut dapat menunjukan bahwa system berada dalam kondisi baik tanpa adanya kebocoran. Pengisian uap …

Continue reading »

Jul 06

Sistem pengaturan dan kontrol mesin pendingin

Sistem pengaturan dan kontrol mesin pendingin Kontrol aliran refrigerant yang biasa digunakan pada system refrigerasi adalah sebagai berikut :   Hand Expansion Valve (HXV) Jenis kontrol aliran refrigerant ini biasa digunakan untuk pada kondisi beban yang sangat konstan. Pipa Kapiler Sama halnya dengan HXV, pipa kapiler hanya digunakan pada kondisi beban yang relatif konstan. Float …

Continue reading »

Jul 06

Diagram Ph

Diagram Ph Kondisi 2 – 3 adalah proses Isentropic Kondisi 3 – 4 adalah proses Isobar Kondisi 4 – 1 adalah proses Isenthalpy Kondisi 1 – 2 adalah proses Isobar Kondisi dari refrigerant dapat dilihat dengan menggunakan diagram pH di atas. Pada diagram pH di atas dibagi menjadi 3 bagian yang dipisahkan oleh garis saturasi …

Continue reading »

Jul 06

Komponen Mesin System Refrigerasi Kompresi Uap

Komponen Mesin Chiller

Komponen Mesin System Refrigerasi Kompresi Uap Evaporator Proses yang terjadi di evaporator adalah proses evaporasi yang berlangsung secara isobar. Refrigerant yang mengalir ke evaporator berada dalam keadaan cair bertekanan rendah. Refrigerant cair tersebut akan mengalami perubahan fasa dari cair ke uap akibat dari proses penyerapan panas dari ruang/media yang akan didinginkan. Sehingga refrigerant yang masuk …

Continue reading »

Jul 06

Teori Dasar Chiller

Chiller

Teori Dasar Chiller Chiller atauTeknik pendingin adalah ilmu yang mempelajari teknik suatu pertukaran kalor atau panas dari media yang lebih panas ke media yang lebih dingin dan mempertahankannya. Dalam penggunaannya teknik pendingin dibagi menjadi 3 bagian :  High Temperature        : temperature evaporator adalah  +3 C s/d +10 C  Medium Temperature  : temperature …

Continue reading »