«

»

May 11

Cooling Tower

Cooling Tower

Closed Loop Water Cooling Tower

Secara umum cooling tower dapat dikategorikan sebagai pendingin evaporatif yang digunakan untuk mendinginkan air atau media kerja lainnya sampai bertemperatur mendekati temperatur  udara sekitar. Kegunaan utama dari cooling tower adalah untuk membuang panas yang diserap akibat sirkulasi air sistem pendingin yang digunakan pada pembangkit daya, kilang petroleum, pabrik petrokimia, pabrik pemrosesan gas alam, pabrik makanan, pabrik semikonduktor, dan fasilitas-fasilitas industri lainnya.
Jika suatu pabrik tidak dilengkapi dengan cooling tower dan hanya menggunakan sirkulasi air pendingin sekali pakai, air pendingin yang telah digunakan dan mengalami kenaikkan temperatur selanjutnya dibuang ke laut, danau atau sungai yang ditentukan. Pembuangan sejumlah air hangat tersebut dapat meningkatkan temperatur sungai atau danau tersebut sehingga dapat merusak ekosistem lokal. Cooling tower dapat digunakan untuk membuang panas ke atmosfir sebagai pengganti angin serta difusi udara yang menyebarkan panas ke area yang lebih luas. Sistem operasi dari cooling tower
Cooling tower dapat diklarifikasikan sebagai berikut :

a. Wet cooling tower (cooling tower basah)

Pada cooling tower jenis ini, air panas didinginkan sampai pada temperatur yang lebih rendah dari temperatur  udara sekitar, jika udara relatif kering. Seperti udara jenuh yang melewati aliran air, kedua aliran akan relatif sama. Udara, jika tidak jenuh, akan menyerap uap air lebih banyak, meninggalkan sedikit panas pada aliran air.
b. Dry cooler (pendingin kering)
Cooling tower ini beroperasi dengan pemindahan panas melewati permukaan yang memisahkan fluida kerja dengan udara ambient. Dengan demikian akan terjadi perpindahan panas konveksi dari fluida kerja, panas yang dipindahkan lebih besar daripada proses penguapan.
c. Fluid cooler (pendingin fluida)
Pada cooling tower ini saluran fluida kerja dilewatkan melalui pipa, dimana air hangat dipercikkan dan kipas dihidupkan untuk membuang panas dari air. Perpindahan panas yang dihasilkan lebih mendekati ke cooling tower basah, dengan keuntungan seperti pada pendingin kering yakni melindungi fluida kerja dari lingkungan terbuka.

Berikut ini merupakan struktur dasar Cooling Tower:

a.Fan

Fan merupakan tipe huge induced fan, baling –baling raksasa yang memiliki aliran menyerap udara dari dalam ke luar. Fan ini terletak di bagian atas structure cooling tower building.

b. Lamela Packing

Merupakan lamella-lamela dengan celah2 halis mirip seperti sarang lebah. Lamella ini mempunyai peranan sebagai memecah air menjadi butiran-butiran tetes air dengan maksud untuk memperluas permukaan pendinginan sehingga proses heat transfer dapat dilakukan seefisien mungkin. Lamella umumnya terbuat dari plastic anti panas sehingga panas sepenuhnya ditransfer ke udara bukan ke lamella. Packing lamella umumnya terdiri dari 2 jenis :

1. First Level Packing

Merupakan lamella lapisan atas yang mempunyai celah sarang lebah lebih besar dimaksudkan untuk pendinginan tahap pertama. Fluida yang akan didinginkan pertama kali dialirkan ke lamella ini.

2. Second Level Packing

Merupakan lamella yang lebih lembut untuk second stage pendinginan. Pabrikan package cooling tower umumnya merancang lamella pada stage ini lebih tebal sehigga dapat menampung kapasita fluida yang lebih banyak.

3. Water Pond / Water Collection

Berbentuk seperti kolam yang merupakan tempat penampungan sejumlah fluida yang telah didinginkan untuk kemudian di sirkulasikan lagi ke system dengan circulation pump atau di alirkan ke lingkungan dengan waste pump. Pada pond ini terdapat level transmitter automation yang secara terintegrasi memberikan input ke system automation untuk pengontrolan debit cooling tower.

4. Circulation System

Circulation system terdiri dari paling sedikit 2 komponen pompa:

a.   Feed pump to system

Yaitu cpompa sirkulasi yang memompakan fluida ke PEnurun Panas Utama yang berhubungan langsung dengan komponen yang akan didinginkan. Misalnya berhubungan dengan condencer untuk mendinginkan fluida berupa demin water.

b.  Feed pump to cooling tower

Sistem Sirkulasi juga termasuk pompa distribusi dari sistem ke cooling tower. Pada line ini membawa fluida panas untuk didinginkan di cooling tower.

Pada jenis hybrid cooling tower sudah menerapkan system peredam suara dan pendingin udara yang disedot keluar oleh induced fan, jadi lebih ramah lingkungan.

Chiller Service

sistem kerja chiller, cara kerja cooling tower, sistem kerja cooling tower, kegunaan cooling tower, cooling tower pada pabrik