«

»

Oct 31

Kompresor Torak (Reciprocating Compressor)

Kompresor Torak (Reciprocating Compressor)

Kompresor torak

bekerja secara resiprokasi (piston selalu bergerak bolak-balik dari
titik mati atas ke titik mati bawah setiap saat). Kompresor ini cocok untuk
menangani siklus refrigerant dimana refrigerant yang digunakan mempunyai berat
jenis tinggi sehingga menyebabkan tekanan kondensingnya juga tinggi, misalnya
R12, R22 dan R500. Kompresor dibuat dengan berbagai desain, yaitu hermetik,
semi hermetik dan open type.

Kompresor torak

Desain kapasitas kompresor hermetik dapat mencapai 100 ton refrigerasi. Sedang
untuk kompresor semi hermetik dapat mencapai 150 ton refrigerasi. Kompresor
hermetik tidak serviceable sedangkan kompresor semi hermetik serviceable.
Keuntungan menggunakan kompresor hermetik adalah dapat terbebas dari
kebocoran dan sistem pelumasannya lebih sederhana. Kerugiannya adalah
disamping tidak mudah untuk direparasi juga terbatasnya kapasitas terpasang dan
putaran motor penggeraknya. Kompresor ini mempunyai dua jenis katub (valve)
yaitu Suction valve yang bertekanan rendah dan discharge valve lebih tinggi.

Pendinginan kompresor dilakukan dengan dua cara

yaitu untuk kompresor berkapasitas besar maka pendinginan piston dan silinder dilakukan dengan
menggunakan air. Air pendingin disirkulasikan di dalam suatu jaket sekitar silinder
dan kepala silinder. Sedang pelumasannya menggunakan dua cara yaitu simple
splash untuk kompresor kecil dan dengan menggunakan pompa oli untuk
kompresor berkapasitas besar.

Tekanan dan suhu operasi kompresor ditentukan oleh 3 faktor, yaitu:

(I) suhu yang diinginkan di evaporator,

(ii) jenis refrigeran yang digunakan dan

(iii) suhu media

pendingin kondensor yang digunakan ( air atau udara). Biasanya suhu evaporator
berkisar antara 34o F sampai 45o F tanpa memperhatikan cara yang digunakannya
apakah langsung dengan menggunakan cooling coil atau secara tak langsung
dengan menggunakan chilled water. Pengoperasian evaporator kurang dari 34o F
dapat menyebabkan timbulnya lapisan bunga es (frosting) di permukaan cooling
coil atau pembekuan bila menggunakan chilled water.

 

Sebagai contoh, berikut ini diberikan suatu kasus pemakaian R12 dan R22 pada
suatu unit air conditioner, yaitu:
(i) R12, dengan water cooled condenser (pendinginan dengan menggunakan air),
suhu kondensingnya 94o F dan suhu evaporasinya 36o F. Sedang tekanan
kondensingnya 121 psia dan tekanan evaporasinya 48,1 psia.

(ii) R22, dengan air colled condenser (pendinginan dengan menggunakan udara),
suhu evaporasinya 40o F dan suhu kondensingnya 130o F. Sedang tekanan
evaporasinya 83,2 psia Dn tekanan kondensingnya 311,5 psia.

Kompresor torak mempunyai beberapa keuntungan, yaitu:
(i) Mempunyai positive displacement, sehingga perbandingan volume refrigeran
(aktual/ sebenarnya) yang dapat dipompa oleh piston dan volume teoritik yang
dapat dipompa oleh piston (efisiensi volumetrik) cukup tinggi.

(ii) Mempunyai kecepatan putar yang relatif lebih rendah (dibandingkan dengan
kompresor centrifugal) sehingga lebih aman.

(iii) Mempunyai kemampuan untuk menangani refrigeran yang mempunyai berat jenis tinggi, sehingga memungkinkan mensirkulasikan refrigeran dalam volume
yang banyak di dalam pipa yang kecil dan dalam jarak yang relatif lebih jauh
dari kompresornya.

(iv) Mempunyai kemampuan untuk menjaga kestabilan tekanan tinggi di sisi
discharge. Hal ini memungkinkan penggunaan air-cooled condensor (udara
sebagai medium pendingin) walaupun pada saat musim panas.

(v) Konstruksi lebih sederhana dan lebih murah pemeliharaannya.

(vi) Kompresor torak paling tepat untuk mesin berkapasitas sampai 200 ton per unit mesin.

Bila diperlukan kapasitas yang lebih besar maka dapat dilakukan dengan
menggunakan dua atau lebih kompresor. Kapasitas mesin diatas 500 ton
biasanya menggunakan kompresor centrifugal.
Kekurangan kompresor torak akan muncul bila kapasitas mesin melebihi 200 ton,
yaitu jumlah dan ukuran silinder menjadi berlebihan dan masalah pendinginan dan
pelumasan dapat menjadi problem yang serius karena jarak yang terlalu jauh dari
kompresor.

Chiller Service

kompresor torak, kompresor torak (reciprocating compressor), kompresor reciprocating, keuntungan kompresor torak, keuntungan dan kerugian kompresor torak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>