«

»

Nov 06

Water Cooled Condenser dalam Chiller

Water Cooled Condenser dalam Chiller

Condenser dengan pendinginan air (water-cooled condenser) digunakan pada sistem yang berskala besar untuk keperluan komersial di lokasi yang mudah memperoleh air bersih. Water Cooled Condenser biasanya menjadi pilihan yang ekonomis bila terdapat suplai air bersih secara mudah dan murah. Faktor lain yang perlu mendapat pertimbangan adalah adanya tumpukan kotoran dan kerak air di dalam pipa-pipa air pendingin bila kualitas airnya tidak bagus. Dalam condenser jenis ini, suhu dan banyaknya air sebagai media pendingin kondenser akan menentukan suhu dan tekanan kondensing dari sistem refrigerasinya. Dan secara tidak langsung juga akan menetukan kapasitas kompresinya.

 

Pada lokasi di mana air perlu dihemat karena kesulitan memperoleh air bersih), maka biasanya digunakan : Cooling Tower. Dengan cooling tower, maka air hangat yang keluar dari kondenser dapat didinginkan lagi sampai mendekati tingkat suhu wet bulb ambient temperatur. Hal ini memungkinkan untuk terus mensirkulasi air dan mengurangi komsumsi penggunaan air.

 

Ada 3 jenis kontruksi water colled condenser yang banyak digunakan yaitu :

  • Shell and Tube Condenser,
  • Shell and Coil Condenser dan
  • Tubes and tube Condenser.

 

Shell and Tubes Condenser

Shell and Tubes Condenser

Shell and Tubes Condenser terdiri dari sebuah silinder (Shell) yang terbuat dari besi dimana di dalam shell tersebut diletakkan rangkaian pipa-pipa lurus sepanjang silindernya. Air pendingin disirkulasikan di dalam pipa-pipa sehingga gas refrigeran yang berada didalam shell akan dapat memindahkan (panas) kalornya ke air pendingin melalui permukaan pipa-pipa air tersebut. Suhu gas refrigeran akan turun tetapi tekanannya tetap tidak berubah. Bila penurunan suhu gas mencapai titik pengembunannya maka akan terjadi proses pengembunan (kondensasi), dalam hal ini terjadi perubahan wujud gas menjadi liquid yang tekanan dan suhunya masih cukup tinggi (tekanan kondensing).

Bagian dasar dari shell berfungsi juga sebagai penampung cairan (liquid) refrigeran. Dalam sistem ini rangkaian water coolingnya dibentuk secara secara paralel. Penggunaan sirkit paralel akan menghasilkan rugi tekanan (pressure drop) yang rendah di dalam rangkaiannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by eShop v.6

Floating Widgets